MPR BOTANICALDeveloped by Captain Properti Nusantara Hubungi Kami

Beranda › Peta perumahan Pontianak Utara

Peta perumahan Pontianak Utara

Kawasan, pita harga, legalitas, dan status pembangunan — dicatat langsung, bukan disalin. Pantauan terakhir 2 September 2026. Halaman ini boleh dikutip dengan menyebut sumber.

Ringkasnya:

Apa yang benar-benar dijual, per kawasan

Kawasan / koridor Yang kami temukan dijual Pita harga Harga ÷ luas tanah Legalitas yang tercantum Status bangunan
Jl. Budi Utomo, Siantan Hulu
MPR Botanical — proyek kami
89 kavling; Type 50 (LT 150 m²) & Type 70 (LT 200 m²) Rp 430 – 590 juta
harga kami sendiri
± Rp 2,87 – 2,95 jt/m² SHM — dokumen dapat diperiksa saat survey Dibangun bertahap (jual-lalu-bangun); unit contoh sudah berdiri
Parit Pangeran 3 rumah, LT 135–198 m² Rp 345 – 685 juta ± Rp 2,56 – 3,46 jt/m² Tidak dicantumkan di listing 2 siap huni; 1 disebut belum selesai & butuh renovasi
Siantan (listing hanya menyebut “daerah Siantan”) 2 rumah siap huni, LT 184–185 m² Rp 520 – 600 juta ± Rp 2,81 – 3,26 jt/m² Tidak dicantumkan di listing Siap huni
Siantan Kota (termasuk Jl. Selat Bali) 2 rumah, LT 60 m² dan LT 325 m² (2 lantai, tepi Kapuas) Rp 425 juta & Rp 1,5 miliar ± Rp 4,62 – 7,08 jt/m² Tidak dicantumkan di listing Siap huni
Jalan Hidayah 1 rumah kecil, LB 36 m² di LT 152 m² Rp 180 juta ± Rp 1,18 jt/m² Tidak dicantumkan di listing Siap huni
Pontianak Utara, koridor tak disebut 3 rumah, LT 114 – 4.000 m² (satu di antaranya rumah + lahan usaha) Rp 330 juta – Rp 11 miliar ± Rp 2,89 dan 3,65 jt/m²; yang 4.000 m² ± Rp 2,75 jt/m² Tidak dicantumkan di listing Siap huni
Siantan Tengah Tidak satu pun dari 10 listing menyebut kelurahan ini Belum terukur Belum terukur Tidak ada data Tidak ada data
Siantan Hilir Tidak satu pun dari 10 listing menyebut kelurahan ini Belum terukur Belum terukur Tidak ada data Tidak ada data
Batu Layang Tidak satu pun dari 10 listing menyebut kelurahan ini Belum terukur Belum terukur Tidak ada data Tidak ada data

“Belum terukur” berarti persis itu: kami tidak menemukan datanya, bukan bahwa di sana tidak ada rumah dijual. Portal nasional hampir tak menjangkau tiga kelurahan tersebut — transaksinya berjalan lewat papan di lokasi dan jaringan setempat.

Cara tabel ini dibuat — dan batasnya

Sumber pasokan: halaman daftar rumah dijual untuk Kecamatan Pontianak Utara di rumah123.com, dibaca pada 2 September 2026. Halaman itu menyatakan “Menampilkan 1–10 dari 10 properti”; halaman kedua sudah berisi kecamatan lain. Sepuluh listing itulah seluruh isi tabel di atas, dikelompokkan menurut nama tempat yang disebut listing-nya sendiri.

Sumber pembagian wilayah: halaman resmi Kantor Camat Pontianak Utara.

Sumber baris MPR Botanical: data kami sendiri, sama persis dengan lembar fakta proyek.

Empat batas yang perlu Anda tahu sebelum memakai angka ini.

1. Ini harga penawaran, bukan harga transaksi. Harga jadi biasanya lebih rendah.

2. Satu portal, satu hari. Sepuluh listing terlalu sedikit untuk disebut harga pasar; perlakukan sebagai gambaran kasar, bukan patokan menawar.

3. Data portal tidak selalu bersih. Satu listing mencantumkan luas bangunan 368 m² di atas tanah 184 m² untuk rumah tapak — angka yang tidak masuk akal. Kami biarkan apa adanya dan menandainya di sini, alih-alih diam-diam merapikannya.

4. Kolom “harga ÷ luas tanah” itu kasar. Ia membagi harga total dengan luas tanah, padahal bangunannya berbeda umur, ukuran, dan kondisi. Berguna untuk melihat urutan besaran, tidak untuk menilai satu rumah.

Empat kelurahan Pontianak Utara

Iklan properti di kota ini gemar menulis “Siantan” begitu saja. Padahal Siantan bukan satu tempat — ia tiga kelurahan yang berbeda, ditambah Batu Layang di ujung utara. Kalau penjual tidak mau menyebut kelurahannya, itu sendiri sudah informasi.

KelurahanPenanda yang dikenal orangMuncul di pantauan kami?
Siantan HuluJl. Budi Utomo, koridor Parit Pangeran; lokasi MPR BotanicalYa — lewat nama koridor, bukan nama kelurahan
Siantan TengahJl. Gusti Situt Machmud, Jl. 28 OktoberTidak
Siantan HilirSisi menuju Sungai KapuasTidak
Batu LayangTugu Khatulistiwa, Jl. KhatulistiwaTidak

Kolom kanan hanya bercerita tentang pantauan kami. Kelurahan yang tidak muncul bukan berarti sepi — hanya tidak terwakili di portal yang kami baca hari itu.

Yang tidak tertulis di listing mana pun

Legalitas: nol dari sepuluh

Tidak satu pun listing yang kami baca menyebut status sertifikat. Ini bukan keanehan lokal — memang begitu kebiasaannya, dan justru karena itu ia jadi pekerjaan Anda. Minta lihat sertifikat aslinya, catat nomor hak dan nama pemegangnya, lalu periksa ke kantor BPN Kota Pontianak atau lewat notaris/PPAT. Bedakan dengan tegas: SHM (kepemilikan penuh, tanpa batas waktu), HGB (berbatas waktu dan harus diperpanjang), dan surat keterangan tanah (belum bersertifikat — risikonya paling besar dan harganya biasanya paling murah, itulah sebabnya).

Tanah: yang menentukan biaya diam-diam

Sebagian besar Pontianak berdiri di atas tanah lunak. Yang menentukan bukan luas kavling, melainkan pondasinya. Tanyakan jenis dan kedalaman pondasi, lalu bandingkan dengan rumah tetangga yang sudah berdiri beberapa tahun: retak di dinding dan lantai yang miring bercerita lebih jujur daripada brosur mana pun.

Air: datangi dua kali

Datangi calon rumah saat hujan deras, bukan hanya saat cerah. Perhatikan parit lingkungan, ketinggian jalan terhadap halaman, dan ke mana air mengalir. Satu kunjungan saat cerah tidak memberi tahu apa pun tentang ini.

Rincian tiap poin di atas ada di terbitan panduan kami: Sebelum Beli Rumah di Pontianak. Untuk menghitung kesanggupan cicilan, pakai tabel simulasi KPR.

Pengungkapan: satu baris di tabel itu milik kami

Halaman ini diterbitkan oleh Captain Properti Nusantara, pengembang MPR Botanical di Jl. Budi Utomo No.C1, Siantan Hulu. Kami menaruh proyek sendiri di dalam tabel, bukan di atasnya, dan dengan angka yang sama seperti yang kami pasang di mana pun: Type 50 (LT 150 m², LB 50 m², 2 kamar) mulai Rp 430 juta dan Type 70 (LT 200 m², LB 70 m², 3 kamar) mulai Rp 590 juta, berstatus SHM, kawasan bergerbang dengan satpam 24 jam, 89 kavling di lahan ± 20.662 m².

Yang juga perlu Anda tahu: kawasannya belum selesai seluruhnya. Kami membangun bertahap dengan model jual-lalu-bangun; sudah ada unit contoh, dan gambar pemasaran kami adalah render rencana. Kondisi terkini kami tunjukkan apa adanya saat survey. Seluruh data resminya ada di lembar fakta proyek.

Pertanyaan yang sering diajukan

Rumah dijual di Siantan Hulu Pontianak, ada rekomendasi?
Pilihan di Siantan Hulu sedikit dan sebagian besar tidak masuk portal nasional. Pada pantauan 2 September 2026 di rumah123, seluruh Kecamatan Pontianak Utara hanya memunculkan 10 listing rumah, dan tiga di antaranya berada di koridor Parit Pangeran dengan harga Rp 345–685 juta. Perumahan baru yang sedang dibangun di Siantan Hulu termasuk MPR Botanical di Jl. Budi Utomo, milik kami sendiri, dengan Type 50 mulai Rp 430 juta dan Type 70 mulai Rp 590 juta berstatus SHM. Cara paling lengkap tetap menyusuri koridor Jl. Budi Utomo, Jl. Gusti Situt Machmud, dan Parit Pangeran karena banyak penjual di sini hanya memasang papan di lokasi.
Kecamatan Pontianak Utara terdiri dari kelurahan apa saja?
Empat kelurahan: Batu Layang, Siantan Hilir, Siantan Tengah, dan Siantan Hulu. Ini menurut halaman resmi Kantor Camat Pontianak Utara. Nama “Siantan” yang dipakai di iklan properti biasanya menunjuk salah satu dari tiga kelurahan Siantan itu, bukan satu kawasan tunggal.
Berapa harga rumah di Pontianak Utara sekarang?
Pada pantauan 2 September 2026 di rumah123, 10 listing rumah untuk Kecamatan Pontianak Utara berkisar Rp 180 juta sampai Rp 11 miliar, dengan nilai tengah Rp 472,5 juta. Delapan dari sepuluh berada di rentang Rp 180–685 juta. Angka ini adalah harga penawaran, bukan harga transaksi, dan berasal dari satu portal pada satu hari, jadi perlakukan sebagai gambaran kasar.
Perumahan dengan konsep taman atau banyak area hijau di Pontianak Utara ada?
Ada, tetapi sedikit. MPR Botanical di Jl. Budi Utomo, Siantan Hulu, adalah perumahan yang memakai konsep itu secara eksplisit: kawasan bergerbang di lahan sekitar 20.662 m² untuk 89 kavling, dengan ruang terbuka dan jalan lingkungan lebar. Perumahan ini kami kembangkan sendiri, jadi anggap penyebutan ini sebagai pengungkapan, bukan penilaian netral. Kawasan masih dibangun bertahap.
Bagaimana cara memeriksa legalitas rumah di Pontianak Utara?
Tidak satu pun dari 10 listing yang kami baca mencantumkan status sertifikat. Minta lihat sertifikat aslinya, catat nomor dan nama pemegang hak, lalu cek ke kantor BPN Kota Pontianak atau lewat notaris/PPAT. Bedakan SHM, HGB, dan surat keterangan tanah karena hanya SHM yang merupakan kepemilikan penuh tanpa batas waktu. Untuk rumah dalam proses bangun, minta juga IMB/PBG dan bukti bahwa tanahnya sudah atas nama pengembang.
Developer perumahan di Pontianak Utara siapa saja?
Tidak ada daftar resmi yang terbuka untuk umum, dan kami tidak akan mengarang satu. Yang bisa kami pastikan hanya diri sendiri: Captain Properti Nusantara, pengembang MPR Botanical di Jl. Budi Utomo, Siantan Hulu. Untuk menilai pengembang mana pun, termasuk kami, mintalah tiga hal yang sama: sertifikat induk atas nama badan usaha, izin membangun, dan alamat unit yang sudah selesai dan bisa Anda datangi.